Kamis, 07 Oktober 2010

Nikah Muda? Siapa takut?!

Banyak yang bilang kalo nikah muda itu ga gaul, repot, ga bisa seneng-seneng, mengekang, dan segala macem judge2 tentang nikah muda yang aku denger. Selama ini, aku mikir, dan semakin tertarik mendalami agama, dan aku juga ikut ngaji lho sama yang expert, bukan sesat tapinya ya. Dari situlah, aku mengerti betul kenapa menikah muda itu malah justru sangat dianjurkandidalam agamaku, islam. Dalam islam memang ga diperbolehlkan pacaran, tapi aku pribadi belom bisa yang kaya gitu, aku butuh penjajakan untuk saling mengenal lebih dalam lagi pribadi pasanganku nanti yang aku harap bisa jadi pasangan hidup aku dunia akhirat. Aku salah satu perempuan yang pro sama nikah muda, tentunya dengan berbagai alasan kenapa aku pro. Alasan pertama adalah, menikah adalah menyempurnakan separo agama kita, waw bayangin deh, kalo kita-kita atau yang baca postingan blog aku ini belom nikah, berarti agama kita masi separo dong, tapi coba kita inget2 lagi, apa ia agama kita udah separo?? kalo aku pribadi sih measa sanagt belu, mungkin masih setengahnya dari separo, atau mungkin seperempatnya dari separo, nahlo?! begimana caranya ngelengkapin biar ga cuma separo?

Gini deh, kita ibaratkan agama kita itu sebuah lingkaran yah, lingkaran itu kita bagi 2 bagian, separo 50%, separo lg jg 50%, kalo kita belum menikah berarti, agama kita masi 50% kan, itu juga kalo bener ibadahnya, kalo engga? Nah, disinilah caranya membuat lingkaran kita full, yah hampir full lah, yaitu dengan menikah. Menikah itu hal yang sangat baik, malah dianjurkan oleh Rasul kita Baginda Muhammad Rasulullah saw, kata beliau menikah itu menjauhkan kita dari hal-hal yang tidak diinginkan, dan membuat agama kita nyaris sempurna. Kalo ada yang bilang "ngapain nikah cepet-cepet? seneng-seneng aja dulu umur kita kan masih panjang", menurut aku salah besar. Tidak ada satu pun yang tau kapan kita mati, mungkin besok, mungkin lusa, mungkin tahun depan, ya allahualam yah, hanya Allah yang tau, nah, kalo kita sekarang yang masih dikasih nikmat bisa menghirup udara, masih bisa kesana-kesini, masih bisa melakukan segala aktivitas yang kita mau, kenapa ga kita melaksanakan hal yang sudah jelas di contohkan baginda Muhammad?? Malah kalo udah berdua, at least punya suami, kita malah jadi lebih semnagt dalam beraktivitas, kalo ada masalah udah ada yang diajak share, kemana-mana ada yang nemenin,  dan yang terlebih udah halal. Seru banget kan?

Mengapa Allah menyuruh kita menikah? Mengapa pula kita dinajurkan melaksanakan pernikahan pada saat usia muda? Sebab, pernikahan memiliki hikmah-hikmah yang tinggi, baik untuk kepentingan individu, insan yang menjalaninya, kepentingan keluarga maupun masyarakat luas. Denganhikmah-hikmah tehsebut, maka kita semua tidak boleh tidak menerima perintah ini, walau dalam kondisi sesulit apapun.

Hikmah pernikahan:
  • Mempertahankan ras manusia: tujuan pernikahan salah satunya asalah untuk memperkembangbiakan keturunan, merupakan sarana untuk menyambung atau melanjutkan  generasi sehingga meramaikan bumi serta mnguak sesuatu yang ada didalamnya. Ini merupakan cita-cita yang tinggi.
  • Melindungi keturunan: dengan melaksanakan pernikahan sebagaimana di isyaratkan oleh allah, maka akan membuat bangga anak-anak mereka, bahwa mereka dilahirkan dari jalan yang bersih dari ibu dan bapak yang juga bersih. Kalau mereka memiliki marga, mereka dapat berbangga dengan merganya itu. 
  • Menyelamatkan umat dari demoralisasi: pernikahan merupakan sarana untuk menyalurkan kebuthan biologis manusia secara sah, terpelihara dan suci. Karena itu, tepatlah bila dikataakan bahwa pernikahan mencegah seseorang dari kerusakan dan kekotoran akhlak, sebab dorongan naluri seksnya tersalur lewat jalan yang sah. Sementara masyarakatpun akan terpelihara juga dari perilaku-perilaku penyimpangan.
  • Terciptanya gotong royong antara suami-istri untuk mendidik anak: suami istri dalam rumah tanganya akan saling membantu dalam menjalankan program-program kerumah-tanggaannya, mendidik anak untuk dipersiapkan sebagai generasi pejuangyang tangguh serta dalam melaksanankan kewajiban-kewajiban hidup lainnya secara umum. Satu sama lain akan saling mengisi dengan dorongan cinta. sehingga laki-laki yang bekerja mencari nafkah akan bersemangat, begitupun istri yang harus mengawasi anak-anak,merasa menemukan eksistensi.
  • Menjaga diri dari berbagai penyakit: harus diakui bahwa perilaku zina membawa konsekuensinegatif. Munculnya penyakit sifilis, gonore, aids dan penyakit lain, adalah dari dunia prostitusi. Penyakit ini muncul dari berkembang biakdari negara-negara yang berfaham anti moral agama, misalnya di Amerika, negara-negara Eropa serta Afrika. Pria dan wanita sama-sama dilanda kesesatan, padahal peringatan allah telah jauh-jauh diperingatkan dengan kejadian yang menimpa umat Nabi Luth.

Aku nulis ini, bukan bermaksud mendoktrin atau bertujuan yang ga bener yah, aku cuma mau menyadarkan ya setidaknya menshare apa yang aku tau. karena yang aku amati, remaja jaman sekrang nyeleneh semua cara berfikirnya. Bukan baerarti aku udah bener yah, aku juga masih banyak banget kekurangan, tapi alhamdulillah, aku cepet sadarnya dari kesalahan-kesalahn yang aku perbuat dlu. Anak jaman sekarang ini, selalu berfikir "jalanin aja apa yang ada didepan mata, ga usah muluk2 berharap", menurut aku, itu salah, yang namany aorang hidup harus ada planning, kedepannya mau gimana, harus ada peta hidup agar kita ga tersesat dimasa depan dan di jaman yang udah kacau begini. Ayo temen-temen kita buat peta kehidupan massa depan kita, targetkan apa yang akan kita capai, event nanti ga terwujud coba kita berpositiv thinking aja, berarti belom rejeki.hihihi. Emang susah berpikir positiv, tapi kita harus coba, demia kebaikan kita juga kan, ok!

Love, hug, kiss

Arum Ria Rahajeng
44308010019
Marketing Communications
Pemecahan konflik.

1 komentar: